Jobbind.com

Mikrometer atau Micrometer: Uncategorized

» » Mikrometer atau Micrometer

Screen Shot 2018-10-28 at 11.16.16 PM

Alat ukur linier langsung yang juga termasuk alat ukur presisi adalah mikrometer.

Mikrometer inipun mempunyai bentuk yang bermacam-macam yang disesuaikan dengan

bentuk yang bermacam-macam yang disesuaikan dengan bentuk dari benda ukur. Bagian

yang sangat penting dari mikrometer adalah ulir utama. Dengan adanya ulir utama kita

dapat menggerakkan poros ukur menjauhi dan mendekati permukaan bidang ukur dari

benda ukur.

Ulir utama ini dibuat sedemikian rupa sehingga satu putaran ulir utama dapat

menggerakkan sepanjang satu kisaran tergantung dari jarak kisar (pitch) ulir. Berarti di

sini gerak rotasi diubah menjadi gerak traslasi. Jarak kisar ulir biasanya dibuat 0.05 mm.

Pada ulir utama inilah biasanya terjadi kesalahan kisar. Bila diamati kesalahan kisar ini

mulai dari awal gerak sampai batas akhir akan terjadi kesalahan kisar yang biasanya

disebut dengan kesalahan kumulatif.

Bagan di bawah ini menunjukkan bahwa micrometer dengan jenis dan bagianbagiannya

dapat dipelajari lebih lanjut dan dipahami secara utuh oleh peserta didik.

Jenis mikrometer

Gambar 3.14. Jenis mikrometer

1) Jenis-jenis Mikrometer

Pada industri-industri modern, dituntut ketelitian dari alat-alat ukur untukmengukur

pekerjaan yang presisi. Jangka sorong tidak dapat dipergunakanuntuk pembacaan

dengan ketelitian 0,01 mm dengan tepat. Ini mau tidakmau mikrometer dibuat, sebab

mikrometer dapat mengukur dengan ketelitian 0,01 mm sampai 0,001 mm. Jenis

micrometer meliputi mikrometer manual, mikrometer digital, mikrometer digital, mikro

meter dalam dan mikrometer kedalaman.

Mikrometer luar, mikrometer dalam dan mikrometer kedalaman

Gambar 3.15. Mikrometer luar, mikrometer dalam dan mikrometer kedalaman

2) Bagian-Bagian Mikrometer

Untuk mengurangi kesalahan kumulatif dari kisar ulir utama maka biasanya

panjang ulir utama hanya dibuat sampai 25 mm yang berarti panjang poros ukur

maksimum hanya 25 mm (panjang yang bisa dicapai oleh maju mundurnya poros ukur).

Untuk pengukuran yang berjarak lebih besar dari pada 25 milimeter maka biasanya

dibuat landasan tetap yang dapat diganti-ganti.

Secara umum, tipe dari mikrometer ada tiga macam yaitu mikrometer luar

(outside micrometer), mikrometer dalam (inside micrometer) dan mikrometer

kedalaman (depth micrometer). Meskipun mikrometer ini terbagi dalam tiga tipe yang

masing-masing tipe mempunyai bermacam-macam bentuk, akan tetapi komponenkomponen

penting dan prinsip baca skalanya pada umumnya sama. Gambar 10.

menunjukkan bagian-bagian umum dari mikrometer luar.

Bagian mikrometer

Gambar 3.16. Bagian mikrometer

Fungsi atau kegunaan mikrometer ada empat, yaitu:

a) Untuk mengukur ketebalan suatu benda yang sangat tipis seperti lempeng

baja, aluminium bahkan kertas

b) Untuk mengukur diameter luar suatu benda yang sangat kecil seperti diameter

bantalan peluru, kabel, kawat dan sebagainya.

c) Untuk mengukur garis tengah lubang pada suatu benda yang cukup kecil.

d) Untuk mengukur kedalaman suatu lubang yang cukup kecil seperti lubang

pada pipa dan sebagainya.

3) Cara Penggunaan Mikrometer

Penggunaan mikrometer

Gambar 3.17. Penggunaan mikrometer

a) Hal yang harus dilakukan pertama kali yaitu dengan membuka pengunci

mikrometer sehingga selubung dapat bergerak.

b) Kemudian letakkanlah benda yang ingin diukur di antara rahangnya.

c) Kemudian putarlah gigi geser secara perlahan pada selubung pemutar hingga

terdengar suara “klik”.

d) Ketika sudah terdengar suara “klik” hentikan putaran, kemudian kunci kembali

mikrometer, hal ini dilakukan agar skala tidak berubah.

e) Baca atau lihatlah skala utama apakah telah menunjukkan satuan atau

tengahan satuan.

f) Kemudian baca atau lihat juga skala nonius yang tepat segaris dengan skala

utama.

g) Cara mengetahui hasil pengukurannya yaitu dengan cara menjumlahkan

skala nonius dengan skala utama, lalu jumlahkan kembali atau kurangi

dengan ketelitian mikrometer.

4) Membaca skala hasil pengukuran Mikrometer

Pembacaan mikrometer

Gambar 3.18. Pembacaan mikrometer

Perhatikan gambar di atas.

a) Skala pada mikrometer dibagi dua jenis:

(1) Skala Utama terdiri dari skala :1, 2, 3, 4, 5 mm dan seterusnya,

sedangkan skala tengah : 1,5; 2,5; 3,5; 4,5; 5,5 mm dan seterusnya.

(2) Skala Nonius (Skala Putar), terdiri dari skala 1 sampai 50

b) Perhatikan skala putar berada pada angka berapa pada skala utama

c) Angka12 pada skala nonius berimpit dengan garis mendatar pada skala

utama.

d) Maka pembacaan mikrometer tersebut =

4.5 + ( 12 x 0.01 )

4.5 + 0.12

Jadi panjang benda adalah 4.62 mm

Screen Shot 2018-10-28 at 11.15.57 PM

Screen Shot 2018-10-28 at 11.15.47 PM

Screen Shot 2018-10-28 at 11.15.26 PM

 

Gallery of Mikrometer atau Micrometer

Uncategorized, Screen Shot 2018 10 28 At 11.15.47 PM: Mikrometer atau MicrometerUncategorized, Screen Shot 2018 10 28 At 11.16.25 PM: Mikrometer atau MicrometerUncategorized, Screen Shot 2018 10 28 At 11.15.26 PM: Mikrometer atau MicrometerUncategorized, Screen Shot 2018 10 28 At 11.15.57 PM: Mikrometer atau MicrometerUncategorized, Screen Shot 2018 10 28 At 11.16.16 PM: Mikrometer atau Micrometer
90/100 by 88893 users

Related to Mikrometer atau Micrometer

Screen Shot 2018 10 28 at 11.22.36 PMHigh gauge, alat untuk mengukur ketinggian benda

Salah satu alat ukur yang prinsip pembacaannya sama dengan mistar ingsut tapi penggunaannya hanya untuk mengukur ketinggian adalah mistar ukur ketinggian (vernier height gauge). Sistem pembacaannya ada yang menggunakan skala vernier (nonius) dan ada juga yang menggunakan jam ukur. Salah satu bagian dari alat ukur ketinggian ini juga dapat digunakan untuk penggambaran (menggores) pada bagian […]

Screen Shot 2018 10 28 at 11.07.00 PMLangkah – langkah menggunakan dan pembacaan Jangka Sorong

Pada tulisan yang lalu sudah kita bahas tentang jangka sorong dan bagiannya, sedangkan pada materi kali ini akan kita bahas tentang tahapan – tahapan atau cara menggunakan jangka sorong. Tujuannya agar kita bisa menggunakan alat ukur ini sesuai dengan sebagaimana mestinya. Seperti apa tahapan atau langkah – langkahnya? Ini dia Langkah 1 Pastikan bahwa angka […]

Screen Shot 2018 10 28 at 10.55.19 PMAlat Ukur dan tingkat ketelitiannya

Yang perlu diperhatikan dalam pengukuran adalah standar yang dipakai harus mempunyai ketelititan yang sesuai dengan kebutuhan dan secara umum standar tersebut dapat diterima. Secara umum definisi pengukuran adalah membandingkan sesuatu dengan besaran standar. Agar dapat digunakan, maka besaran standar tersebut harus dapat didefinisikan secara fisik, tidak berubah karena waktu, dan harus dapat digunakan sebagai alat […]

Macam – macam bentuk Pengukuran

Geometris obyek ukur mempunyai bentuk yang bermacam-macam. Agar hasil pengukurannya mendapatkan hasil yang paling baik menurut standar yang berlaku maka diperlukan cara pengukuran yang tepat dan benar. Ada beberapa cara pengukuran yang bisa dilakukan untuk mengukur geometris obyek ukur yaitu: pengukuran langsung, pengukuran tak langsung, pengukuran dengan kaliber batas, dan pengukuran dengan bentuk standar. 1. […]

Sensor yang terdapat pada Alat Ukur

Secara garis besar, sebuah alat ukur mempunyai tiga komponen utama yaitu sensor, pengubah dan pencatat/penunjuk. a. Sensor atau Peraba Sensor merupakan bagian dari alat ukur yang menghubungkan alat ukur dengan benda atau obyek ukur. Sensor merupakan peraba dari alat ukur. Sebagai peraba dari alat ukur, maka sensor ini akan kontak langsung dengan benda ukur. Contoh […]

Monthly Archives

Categories

Recent Posts

Recent Gallery

About Us

Article Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Gallery Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

© 2018 Jobbind.com. Reproduction without explicit permission is prohibited. All Rights Reserved.