Jobbind.com

Month October 2018 Archive

» Browsing October 2018 Monthly Archive

 Definisi Pengukuran atau Metrologi

Definisi pengukuran menurut Vocabulary of Basic and General Terms in Metrology–

VIM 1993: 2.1 dalam Renanta Hayu (2007:2) adalah: “serangkaian operasi yang bertujuan

untuk menetapkan nilai besaran ukur”. Besaran ukur (measurand) adalah “besaran tertentu

yang nilainya diukur” sedangkan hasil pengukuran (result of measurement) adalah “nilai yang

diberikan pada besaran ukur, yang diperoleh melalui proses pengukuran “. Dari kajian

beberapa referensi dapat disarikan mengenai pengukuran, sbb:

a. Pengukuran merupakan bagian penting dalam perkembangan teknologi, sedangkan

teknologi sendiri sudah menjadi demikian komlpeksnya, sehingga pengukuran menjadi

lebih canggih…

b. Makin maju teknik pengukuran dari suatu negara menandakan semakin majunya negara

tersebut dalam bidang ilmu pengetahuan…

c. Baik buruknya suatu mutu dari suatu produksi sangat tergantung pada baik buruknya

pengukuran yang dihasilkan, karena salah satu alasan inilah maka pengukuran

dilakukan di industri mulai dari bahan masuk ke dalam produksi sampai dengan

pengukuran hasil produksi…

d. Di satu pihak pengukuran demikian pentingnya dilain pihak ada pengukuran yang bebas

dari kesalahan, dimana dilakukuan pengukuran, maka disitulah terjadi kesalahan…

e. Dengan demikian sebelum pengukuran dilakukan, terlebih dahulu perlu diketahui

keandalan dari alat ukur yang akan dipakai sampai seberapa jauh penyimpangan yang

mungkin dihasilhan oleh alat ukur tersebut tidak boleh melebihi penyimpangan yang

disyaratkan…

f. Pengukuran suatu kualitas pada hakekatnya merupakan kegiatan membandingkan

antara kualitas tersebut dengan suatu standar yang telah diketahui karakteristiknya…

g. Alat ukur baru (belum pernah dipakai) keandalannya dapat dipertanggungjawabkan

dengan catatan pemakaiannya sesuai dengan yang telah ditentukan oleh pabrik, akan

tetapi alat ukur tersebut akan menurun keandalannya jika pemakian yang sudah terlalu

sering (lama). Dengan demikian alat ukur yang telah lama dipakai harus dikalibrasi ulang

terhadap alat standar yang mempunyai ketelitian lebih tinggi…

h. Yang perlu diperhatikan dalam pengukuran adalah standar yang dipakai harus

mempunyai ketelititan yang sesuai dengan kebutuhan dan secara umum standar

tersebut dapat diterima…

Secara umum definisi pengukuran adalah membandingkan sesuatu dengan besaran

standar. Agar dapat digunakan, maka besaran standar tersebut harus dapat didefinisikan

secara fisik, tidak berubah karena waktu, dan harus dapat digunakan sebagai alat pembanding

dimana saja…

 Macam – macam jenis Reaksi Tumpuan

, Screen Shot 2018 10 28 At 10.15.20 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.15.31 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.14.47 PM:

Tumpuan rol

Gambar 1.6. Tumpuan rol

4) Tumpuan sendi

Tumpuan sendi memiliki karakteristik mampu menahan beban arah tegak lurus dan

sejajar bidang tumpuan. Namun tumpuan ini tidak sanggup menahan beban

momen. Asumsi yang dipakai adalah pin atau engsel tidak bergesekan. Gambar

1.7(a) menunjukkan contoh tumpuan sendi. Gambar 1.7(b) menunjukkan reaksi

tumpuan sendi…

 Alat Ukur dan tingkat ketelitiannya

, Screen Shot 2018 10 28 At 10.56.21 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.55.49 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.56.14 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.56.30 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.55.19 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.55.41 PM:

Nama bagian-bagian Jangka Sorong

Gambar 3.3. Nama bagian-bagian Jangka Sorong

1. Rahang luar untuk mengukur diameter luar suatu benda…

2. Rahang dalam untuk mengukur diameter dalam suatu benda

3. Ekor pengukur kedalaman

4. Skala utama (main scale), dalam inchi

5. Skala utama (main scale), dalam mm

6. Skala nonius (nonius scale)

7. Skala nonius (nonius scale), dalam inchi

8. Kunci peluncur

Gambar di bawah ini adalah gambar jangka sorong yang dapat mengukur

panjang dengan rahangnya, kedalaman dengan ekornya, lebar celah dengan

sensor bagian atas. Jangka sorong tersebut memiliki skala ukur (vernier scale)

dengan cara pembacaan tertentu. Ada juga jangka sorong yang dilengkapi

jam ukur, atau dilengkapi penunjuk ukuran digital. Pengkukuran menggunakan

jangka sorong dilakukan dengan cara menyentuhkan sensor ukur pada benda

kerja yang akan diukur…

Mengukur panjang benda Gambar 3.5. Mengukur celah benda

Gambar 3,4. Mengukur panjang benda Gambar 3.5. Mengukur celah benda

 High gauge, alat untuk mengukur ketinggian benda

, Screen Shot 2018 10 28 At 11.22.36 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.22.44 PM:

Bagian-bagian umum mistar ingsut pengukur ketinggian

Gambar 3.19. Bagian-bagian umum mistar ingsut pengukur ketinggian

Gambar di atas menunjukkan cara pengukuran perbandingan dengan mistar

ingsut ketinggian

 Sensor yang terdapat pada Alat Ukur

Secara garis besar, sebuah alat ukur mempunyai tiga komponen utama yaitu sensor,

pengubah dan pencatat/penunjuk…

a. Sensor atau Peraba

Sensor merupakan bagian dari alat ukur yang menghubungkan alat ukur dengan benda

atau obyek ukur. Sensor merupakan peraba dari alat ukur. Sebagai peraba dari alat ukur,

maka sensor ini akan kontak langsung dengan benda ukur. Contoh dari sensor ini antara

lain: kedua ujung dari mikrometer, kedua lengan jangka sorong, ujung dari jam ukur, jarum

dari alat ukur kekasaran. Contoh-contoh sensor ini termasuk dalam kategori sensor

mekanis. Pada alat-alat ukur optik juga memiliki sensor yaitu pada sistem lensanya. Ada

juga sensor lain yaitu sensor pneumatis yang banyak terdapat dalam alat-alat ukur yang

prinsip kerjanya secara pneumatis…

b. Pengubah

Pengubah merupakan bagian dari alat ukur yang berfungsi sebagai penerus, pengubah

atau pengolah semua isyarat yang diterima oleh sensor. Dengan adanya pengubah inilah

semua isyarat dari sensor diteruskan ke bagian lain yaitu penunjuk/pencatat. Dengan

demikian pengubah mempunyai fungsi untuk memperjelas dan memperbesar perbedaan

yang kecil dari dimensi benda ukur. Pada bagian pengubah inilah yang diterapkan

bermacam-macam cara kerja, mulai dari cara kinematis, optis, pneumatis, sampai pada

cara gabungan…

c. Penunjuk atau Pencatat

Hampir semua alat ukur mempunyai bagian yang disebut dengan penunjuk atau pencatat

kecuali beberapa alat ukur batas atau standar. Dari bagian penunjuk inilah dapat dibaca

atau diketahui besarnya harga hasil pengukuran. Secara umum, penunjuk/pencatat ini

dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu penunjuk yang mempunyai skala, dan penunjuk

berangka (sistem digital)…

 Macam – macam jenis Pembebanan

, Screen Shot 2018 10 28 At 9.54.17 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 9.54.05 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 9.51.21 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 9.53.49 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 9.54.28 PM:

pembebanan merata

Gambar 1.2. Contoh pembebanan merata

b) Terdistribusi tidak merata

Beban mengenai benda mengikuti fungsi tertentu, f(x) seperti pada persamaan

(1). Satuan beban merata dalam N/m. Beban terdistribusi tidak merata ini agak

jarang digunakan dalam analisis di SMK. Beban terdistribusi tidak merata yang

paling banyak digunakan adalah beban fungsi segitiga. Gambar 1.3

menunjukkan pembebanan terdistribusi tidak merata…

W = f(x)

 Langkah – langkah menggunakan dan pembacaan Jangka Sorong

, Screen Shot 2018 10 28 At 11.07.00 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.06.45 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.08.23 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.07.50 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.06.52 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.08.02 PM:

Pada tulisan yang lalu sudah kita bahas tentang jangka sorong dan bagiannya, sedangkan pada materi kali ini akan kita bahas tentang tahapan – tahapan atau cara menggunakan jangka sorong. Tujuannya agar kita bisa menggunakan alat ukur ini sesuai dengan sebagaimana mestinya. Seperti apa tahapan atau langkah – langkahnya? Ini dia

Langkah 1

Pastikan bahwa angka nol pada skala utama dan skala nonius berimpitan…

 Jenis – jenis Gaya dan Tegangan

, Screen Shot 2018 10 28 At 10.25.07 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.25.38 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.24.44 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.25.24 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.25.50 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.35.22 PM:

Balok yang dibebani momen bending (a) balok sebelum dikenai beban (b) balok setelah dikenai beban

Gambar 1.13. Balok yang dibebani momen bending (a) balok sebelum dikenai

beban (b) balok setelah dikenai beban

Balok yang dikenai beban momen akan terkena tegangan tarik dan tegangan tekan…

Batas dari penerima tegangan tarik dan tekan ditandai dengan sumbu netral. Pada

sumbu netral tidak terkena beban tegangan tarik atau tekan. Penjelasannya bisa

dilihat pada Gambar 1.14…

Gambar 1.14 menunjukkan balok dengan penampang uniform yang diberi beban

momen. Karena beban ini maka batang terkena tegangan tarik dan tekan…

Perhatikan pada sisi bawah terjadi tegangan tarik, sedang pada sisi atas sumbu

netral terjadi tegangan tekan. Tegangan tarik inilah yan biasanya membuat batang

terdeformasi. Apabila luas penampang simetris antara sisi atas dan bawah maka

sumbu netral berada di tengah-tengah batang…

 Mikrometer atau Micrometer

, Screen Shot 2018 10 28 At 11.15.47 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.16.25 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.15.26 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.16.16 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.15.57 PM:

Jenis mikrometer

Gambar 3.14. Jenis mikrometer

1) Jenis-jenis Mikrometer

Pada industri-industri modern, dituntut ketelitian dari alat-alat ukur untukmengukur

pekerjaan yang presisi. Jangka sorong tidak dapat dipergunakanuntuk pembacaan

dengan ketelitian 0,01 mm dengan tepat. Ini mau tidakmau mikrometer dibuat, sebab

mikrometer dapat mengukur dengan ketelitian 0,01 mm sampai 0,001 mm. Jenis

micrometer meliputi mikrometer manual, mikrometer digital, mikrometer digital, mikro

meter dalam dan mikrometer kedalaman…

 Macam – macam bentuk Pengukuran

Geometris obyek ukur mempunyai bentuk yang bermacam-macam. Agar hasil

pengukurannya mendapatkan hasil yang paling baik menurut standar yang berlaku maka

diperlukan cara pengukuran yang tepat dan benar. Ada beberapa cara pengukuran yang bisa

dilakukan untuk mengukur geometris obyek ukur yaitu: pengukuran langsung, pengukuran

tak langsung, pengukuran dengan kaliber batas, dan pengukuran dengan bentuk standar…

1. Pengukuran Langsung d

Pengukuran langsung merupakan proses pengukuran yang hasil pengukurannya

dapat dibaca langsung dari alat ukur yang digunakan. Misalnya mengukur diameter

poros dengan jangka sorong atau mikrometer…

2. Pengukuran Tak Langsung

Bila dalam proses pengukuran tidak bisa digunakan satu alat ukur saja dan hasil

pengukurannya tidak bisa dibaca langsung maka pengukuran yang demikian ini

disebut dengan pengukuran tak langsung. Kadang-kadang untuk mengukur satu

benda ukur diperlukan dua atau tiga alat ukur, biasanya ada alat ukur standar, alat

ukur pembanding dan alat ukur pembantu. Misalnya mengukur ketirusan poros

dengan menggunakan senter sinus (sine center) yang harus dibantu dengan jam ukur

(dial indikator) dan blok ukur…

Selanjutnya dalam modul ini akan dibahas pengukuran langsung yang biasa digunakan yaitu

alat ukur presisi yang berupa jangka sorong dan micrometer dan yang sejenisnya…

Categories

Monthly Archives

Recent Posts

Recent Gallery

About Us

Article Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Gallery Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

© 2018 Jobbind.com. Reproduction without explicit permission is prohibited. All Rights Reserved.