Jobbind.com

  High gauge, alat untuk mengukur ketinggian benda

, Screen Shot 2018 10 28 At 11.22.44 PM:
, Screen Shot 2018 10 28 At 11.22.36 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.22.44 PM:

Mengukur tinggi dan Menggores

Gambar 3.20. Mengukur tinggi dan Menggores

Mistar ingsut mempunyai banyak macam bentuk yang disesuaikan dengan

kondisi dari benda yang akan diukur. Walaupun banyak macam bentuk akan tetapi

cara pembacaannya mempunyai prinsip yang sama. Perbedaan bentuk ini hanya

pada konstruksi dari rahang ukurnya saja. Oleh karena itu, bila menjumpai mistar

ingsut yang konstruksinya agak berbeda dengan yang dipakai sehari-hari tidak

perlu ragu dalam memakainya karena prinsip pembacaan skalanya adalah sama…

Mistar ingsut digital elektronik dibuat oleh Perusahaan Starret. Alat ukur ini

mempunyai kemampuan jarak linier sepanjang 0 sampai 6 inchi (0 sampai 150

mm). Bekerja secara elektronik dan hasi pengukuran secara cepat dan mudah

untuk dibaca karena adanya sistem pencatat digital. Data pengukuran bisa

langsung dihubungkan ke komputer dan printer untuk dianalisis lebih lanjut. Jenis

komputer yang khusus ini dibuat oleh Stareet dengan nomor produksi Starret 720

QC Computer…

  Mikrometer atau Micrometer

, Screen Shot 2018 10 28 At 11.15.57 PM:
, Screen Shot 2018 10 28 At 11.15.47 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.16.16 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.15.26 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.16.25 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.15.57 PM:

Bagian mikrometer

Gambar 3.16. Bagian mikrometer

Fungsi atau kegunaan mikrometer ada empat, yaitu:

a) Untuk mengukur ketebalan suatu benda yang sangat tipis seperti lempeng

baja, aluminium bahkan kertas

b) Untuk mengukur diameter luar suatu benda yang sangat kecil seperti diameter

bantalan peluru, kabel, kawat dan sebagainya…

c) Untuk mengukur garis tengah lubang pada suatu benda yang cukup kecil…

d) Untuk mengukur kedalaman suatu lubang yang cukup kecil seperti lubang

pada pipa dan sebagainya…

3) Cara Penggunaan Mikrometer

Penggunaan mikrometer

Gambar 3.17. Penggunaan mikrometer

a) Hal yang harus dilakukan pertama kali yaitu dengan membuka pengunci

mikrometer sehingga selubung dapat bergerak…

b) Kemudian letakkanlah benda yang ingin diukur di antara rahangnya…

c) Kemudian putarlah gigi geser secara perlahan pada selubung pemutar hingga

terdengar suara “klik”…

d) Ketika sudah terdengar suara “klik” hentikan putaran, kemudian kunci kembali

mikrometer, hal ini dilakukan agar skala tidak berubah…

e) Baca atau lihatlah skala utama apakah telah menunjukkan satuan atau

tengahan satuan…

f) Kemudian baca atau lihat juga skala nonius yang tepat segaris dengan skala

utama…

g) Cara mengetahui hasil pengukurannya yaitu dengan cara menjumlahkan

skala nonius dengan skala utama, lalu jumlahkan kembali atau kurangi

dengan ketelitian mikrometer…

4) Membaca skala hasil pengukuran Mikrometer

Pembacaan mikrometer

Gambar 3.18. Pembacaan mikrometer

Perhatikan gambar di atas…

a) Skala pada mikrometer dibagi dua jenis:

(1) Skala Utama terdiri dari skala :1, 2, 3, 4, 5 mm dan seterusnya,

sedangkan skala tengah : 1,5; 2,5; 3,5; 4,5; 5,5 mm dan seterusnya…

(2) Skala Nonius (Skala Putar), terdiri dari skala 1 sampai 50

b) Perhatikan skala putar berada pada angka berapa pada skala utama

c) Angka12 pada skala nonius berimpit dengan garis mendatar pada skala

utama…

d) Maka pembacaan mikrometer tersebut =

4.5 + ( 12 x 0.01 )

4.5 + 0.12

Jadi panjang benda adalah 4.62 mm

  Langkah – langkah menggunakan dan pembacaan Jangka Sorong

, Screen Shot 2018 10 28 At 11.06.45 PM:
, Screen Shot 2018 10 28 At 11.08.02 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.08.23 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.07.00 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.06.52 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.07.50 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 11.06.45 PM:

Pada tulisan yang lalu sudah kita bahas tentang jangka sorong dan bagiannya, sedangkan pada materi kali ini akan kita bahas tentang tahapan – tahapan atau cara menggunakan jangka sorong. Tujuannya agar kita bisa menggunakan alat ukur ini sesuai dengan sebagaimana mestinya. Seperti apa tahapan atau langkah – langkahnya? Ini dia

Langkah 1

Pastikan bahwa angka nol pada skala utama dan skala nonius berimpitan…

  Alat Ukur dan tingkat ketelitiannya

, Screen Shot 2018 10 28 At 10.55.41 PM:
, Screen Shot 2018 10 28 At 10.56.21 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.55.19 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.55.41 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.56.30 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.55.49 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.56.14 PM:

Mengukur kedalaman suatu benda

Gambar 3.6. Mengukur kedalaman suatu benda

Beberapa macam jangka sorong dengan skala penunjuk pembacaan

dapat dilihat pada Gambar berikut…

  Macam – macam bentuk Pengukuran

Geometris obyek ukur mempunyai bentuk yang bermacam-macam. Agar hasil

pengukurannya mendapatkan hasil yang paling baik menurut standar yang berlaku maka

diperlukan cara pengukuran yang tepat dan benar. Ada beberapa cara pengukuran yang bisa

dilakukan untuk mengukur geometris obyek ukur yaitu: pengukuran langsung, pengukuran

tak langsung, pengukuran dengan kaliber batas, dan pengukuran dengan bentuk standar…

1. Pengukuran Langsung d

Pengukuran langsung merupakan proses pengukuran yang hasil pengukurannya

dapat dibaca langsung dari alat ukur yang digunakan. Misalnya mengukur diameter

poros dengan jangka sorong atau mikrometer…

2. Pengukuran Tak Langsung

Bila dalam proses pengukuran tidak bisa digunakan satu alat ukur saja dan hasil

pengukurannya tidak bisa dibaca langsung maka pengukuran yang demikian ini

disebut dengan pengukuran tak langsung. Kadang-kadang untuk mengukur satu

benda ukur diperlukan dua atau tiga alat ukur, biasanya ada alat ukur standar, alat

ukur pembanding dan alat ukur pembantu. Misalnya mengukur ketirusan poros

dengan menggunakan senter sinus (sine center) yang harus dibantu dengan jam ukur

(dial indikator) dan blok ukur…

Selanjutnya dalam modul ini akan dibahas pengukuran langsung yang biasa digunakan yaitu

alat ukur presisi yang berupa jangka sorong dan micrometer dan yang sejenisnya…

  Sensor yang terdapat pada Alat Ukur

Secara garis besar, sebuah alat ukur mempunyai tiga komponen utama yaitu sensor,

pengubah dan pencatat/penunjuk…

a. Sensor atau Peraba

Sensor merupakan bagian dari alat ukur yang menghubungkan alat ukur dengan benda

atau obyek ukur. Sensor merupakan peraba dari alat ukur. Sebagai peraba dari alat ukur,

maka sensor ini akan kontak langsung dengan benda ukur. Contoh dari sensor ini antara

lain: kedua ujung dari mikrometer, kedua lengan jangka sorong, ujung dari jam ukur, jarum

dari alat ukur kekasaran. Contoh-contoh sensor ini termasuk dalam kategori sensor

mekanis. Pada alat-alat ukur optik juga memiliki sensor yaitu pada sistem lensanya. Ada

juga sensor lain yaitu sensor pneumatis yang banyak terdapat dalam alat-alat ukur yang

prinsip kerjanya secara pneumatis…

b. Pengubah

Pengubah merupakan bagian dari alat ukur yang berfungsi sebagai penerus, pengubah

atau pengolah semua isyarat yang diterima oleh sensor. Dengan adanya pengubah inilah

semua isyarat dari sensor diteruskan ke bagian lain yaitu penunjuk/pencatat. Dengan

demikian pengubah mempunyai fungsi untuk memperjelas dan memperbesar perbedaan

yang kecil dari dimensi benda ukur. Pada bagian pengubah inilah yang diterapkan

bermacam-macam cara kerja, mulai dari cara kinematis, optis, pneumatis, sampai pada

cara gabungan…

c. Penunjuk atau Pencatat

Hampir semua alat ukur mempunyai bagian yang disebut dengan penunjuk atau pencatat

kecuali beberapa alat ukur batas atau standar. Dari bagian penunjuk inilah dapat dibaca

atau diketahui besarnya harga hasil pengukuran. Secara umum, penunjuk/pencatat ini

dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu penunjuk yang mempunyai skala, dan penunjuk

berangka (sistem digital)…

  Definisi Pengukuran atau Metrologi

Definisi pengukuran menurut Vocabulary of Basic and General Terms in Metrology–

VIM 1993: 2.1 dalam Renanta Hayu (2007:2) adalah: “serangkaian operasi yang bertujuan

untuk menetapkan nilai besaran ukur”. Besaran ukur (measurand) adalah “besaran tertentu

yang nilainya diukur” sedangkan hasil pengukuran (result of measurement) adalah “nilai yang

diberikan pada besaran ukur, yang diperoleh melalui proses pengukuran “. Dari kajian

beberapa referensi dapat disarikan mengenai pengukuran, sbb:

a. Pengukuran merupakan bagian penting dalam perkembangan teknologi, sedangkan

teknologi sendiri sudah menjadi demikian komlpeksnya, sehingga pengukuran menjadi

lebih canggih…

b. Makin maju teknik pengukuran dari suatu negara menandakan semakin majunya negara

tersebut dalam bidang ilmu pengetahuan…

c. Baik buruknya suatu mutu dari suatu produksi sangat tergantung pada baik buruknya

pengukuran yang dihasilkan, karena salah satu alasan inilah maka pengukuran

dilakukan di industri mulai dari bahan masuk ke dalam produksi sampai dengan

pengukuran hasil produksi…

d. Di satu pihak pengukuran demikian pentingnya dilain pihak ada pengukuran yang bebas

dari kesalahan, dimana dilakukuan pengukuran, maka disitulah terjadi kesalahan…

e. Dengan demikian sebelum pengukuran dilakukan, terlebih dahulu perlu diketahui

keandalan dari alat ukur yang akan dipakai sampai seberapa jauh penyimpangan yang

mungkin dihasilhan oleh alat ukur tersebut tidak boleh melebihi penyimpangan yang

disyaratkan…

f. Pengukuran suatu kualitas pada hakekatnya merupakan kegiatan membandingkan

antara kualitas tersebut dengan suatu standar yang telah diketahui karakteristiknya…

g. Alat ukur baru (belum pernah dipakai) keandalannya dapat dipertanggungjawabkan

dengan catatan pemakaiannya sesuai dengan yang telah ditentukan oleh pabrik, akan

tetapi alat ukur tersebut akan menurun keandalannya jika pemakian yang sudah terlalu

sering (lama). Dengan demikian alat ukur yang telah lama dipakai harus dikalibrasi ulang

terhadap alat standar yang mempunyai ketelitian lebih tinggi…

h. Yang perlu diperhatikan dalam pengukuran adalah standar yang dipakai harus

mempunyai ketelititan yang sesuai dengan kebutuhan dan secara umum standar

tersebut dapat diterima…

Secara umum definisi pengukuran adalah membandingkan sesuatu dengan besaran

standar. Agar dapat digunakan, maka besaran standar tersebut harus dapat didefinisikan

secara fisik, tidak berubah karena waktu, dan harus dapat digunakan sebagai alat pembanding

dimana saja…

  Jenis – jenis Gaya dan Tegangan

, Screen Shot 2018 10 28 At 10.31.48 PM:
, Screen Shot 2018 10 28 At 10.25.57 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.24.36 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.35.38 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.25.50 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.25.07 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.30.04 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.24.44 PM:

Teori kekuatan bahan sederhana

Di sini kita bahas tentang jenis-jenis pembebanan dan tegangan yang terjadi

karena pembebanan tersebut. Terdapat beberapa beban yang terjadi pada elemen

mesin, antara lain beban tarik, beban tekan, beban momen dan beban torsi. Beban tarik

akan menyebabkan tegangan tarik. Beban tekan akan menyebabkan tegangan tekan…

Beban momen akan menyebabkan tegangan tarik dan tekan pada elemen mesin…

Beban torsi akan menyebabkan tegangan geser pada elemen mesin…

1) Gaya tarik menyebabkan tegangan Tarik

Gaya tarik adalah gaya luar yang bekerja pada suatu benda dengan tarikan. Gaya

tarik yang bekerja pada benda akan menyebabkan tegangan tarik. Besarnya

tegangan tarik sebanding dengan gaya yang bekerja dan berbanding terbalik

dengan luas penampang benda. Gambar 1.9 menunjukkan benda yang memiliki

luas penampang A dan terkena beban tarik…

  Macam – macam jenis Reaksi Tumpuan

, Screen Shot 2018 10 28 At 10.14.47 PM:
, Screen Shot 2018 10 28 At 10.15.20 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.14.47 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 10.15.31 PM:

Tumpuan sendi

Gambar 1.7. Tumpuan sendi

5) Tumpuan jepit

Karakteristik tumpuan jepit adalah mampu menahan gaya harisontal, gaya vertikal

dan momen. Gambar 1.8(a) menunjukkan tumpuan jepit. Gambar 1.8(b)

menunjukkan reaksi tumpuan jepit…

  Macam – macam jenis Pembebanan

, Screen Shot 2018 10 28 At 9.53.49 PM:
, Screen Shot 2018 10 28 At 9.53.49 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 9.54.05 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 9.54.17 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 9.51.21 PM: , Screen Shot 2018 10 28 At 9.54.28 PM:

pembebanan terdistribusi tidak merata

Categories

Monthly Archives

Recent Posts

Recent Gallery

About Us

Article Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Gallery Index : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

© 2018 Jobbind.com. Reproduction without explicit permission is prohibited. All Rights Reserved.